Osing Deles

Osing Deles

Osing Deles

Nama Osing Deles sudah begitu akrab ditelinga warga Banyuwangi, termasuk di kalangan tour organizer yang sering membawa wisatawan ke kota diujung timur Pulau Jawa yang berjuluk ‘Sunrise of Java’ ini. Ternyata, dibalik nama yang dijadikan branding kaos oblong dan pusat oleh-oleh itu ada terselip kisah menarik. “Bagi kami, nama Osing Deles bukan semata-mata bisnis. Osing Deles ini adalah bentuk bakti dan kecintaan kami dengan Banyuwangi,” ungkap sang owner, dr Zunita, mengawali kisahnya.

Menurut penuturan dr Zunita, kalau hanya untuk kepentingan bisnis baik produk kaos oblong maupun pusat oleh-oleh, sebelumnya sudah ada yang dibangunnya sejak lama di daerah tempat tinggalnya, Jajag. “Kalau sekadar untuk bisnis dan kesibukan, kita sudah punya dan kita sudah cukup sibuk dengan kegiatan sehari-hari. Tetapi kami ingin membuktikan cinta dan bakti kami kepada Banyuwangi, dengan mengangkat potensi yang ada dengan segala ciri khasnya. Lalu, kami bangunlah Osing Deles ini dengan merangkul sekitar 200-an IKM dan UMKM yang ada di Banyuwangi,” kata dr Zunita, sembari menyitir syair lagu Umbul-umbul Blambangan; Eh Belambangan, lir asato banyu segoro, sing biso asat asih setio baktinisun…!! (b)
 
<<< Oleh-oleh Banyuwangi

Related Post