Pantai Sukamade Banyuwangi Yang Mempesona

Pantai Sukamade Banyuwangi Yang Mempesona

Pantai Sukamade Banyuwangi Yang Mempesona

Pantai Sukamade Banyuwangi merupakan sebuah pantai indah yang berada dalam kawasan Taman Nasional Meru Betiri (Meru Betiri National Park). Aktifitas konservasi penyu dan habitatnya di Pantai Sukamade Banyuwangi menjadi menu utama kegiatan di taman nasional ini.

Wisatawan dan peneliti dari berbagai penjuru dunia telah datang ke Pantai Sukamade Meru Betiri, untuk meneliti, mengamati, dan menyaksikan dengan mata kepala sendiri, bagaimana “atraksi langka” penyu bertelur, serta berbagai aktifitas konservasi lainnya.

Penyu Hewan Langka di Dunia 

Pantai sukomade di banyuwangi, pantai sukomade meru betiri, meru betiri national park

Penyu bertelur di Pantai Sukomade Banyuwangi

Penyu saat ini terancam punah. Satwa yang telah ada sejak 150 juta tahun yang lalu ini, keberadaannya makin langka. Penyebabnya adalah perburuan, hilangnya habitat alami tempat penyu bertelur, dan rusaknya ekosistem pantai dan laut.

Satwa purba ini hanya berada di darat saat berupa telur. Begitu telur menetas, anak penyu langsung berjalan menuju laut, kemudian berenang mengarungi laut bebas. Hanya penyu betina yang sesekali naik ke darat untuk bertelur, penyu jantan sepanjang hidupnya dihabiskan di lautan.

Penyu memiliki  geomagnetic imprinting, yaitu alat navigasi alami. Walaupun penyu selalu menjelajah samudera sejauh ribuan kilometer, namun ia akan tetap kembali ke pantai di mana dia dilahirkan, untuk bertelur. Sangat unik bukan..?

BACA JUGA : Paket wisata Banyuwangi 2H1M Reguler

Wisata Sukamade Banyuwangi

Pantai Sukamade Meru Betiri adalah habitat alami tempat bertelur bagi 4 jenis penyu, dari 7 jenis penyu yang ada di dunia, dan 6 jenis yang ada di Indonesia, yaitu penyu hijau, penyu sisik, penyu lekang, dan penyu belimbing. Penyu hijau adalah yang terbanyak yang bisa kita jumpai di Sukamade Banyuwangi.

Wisata Sukamade Banyuwangi masuk dalam kategori wisata konservasi. Dengan dipandu petugas taman nasional, dan dengan aturan yang ketat, kita bisa menyaksikan penyu bertelur di malam hari. Sebuah “atraksi” alam yang menggetarkan hati.

Menggetarkan hati..? Ya, karena perjuangan penyu untuk bertelur memang sangat berat. Maka, menjadi saksi melihat penyu bertelur adalah “peristiwa” yang sangat luar biasa.

Untuk bertelur, penyu harus membawa badannya dengan bobot ratusan kilogram, berjalan puluhan meter dari laut ke area pantai berpasir kering. Kemudian perlahan ia mulai menggali pasir sampai sedalam satu meter dengan siripnya, membuat lubang sarang  untuk meletakkan telur-telurnya.

Biasanya penyu juga membuat lubang lain yang mirip sarang, sebagai tipuan. Ini dilakukannya untuk mengelabui predator pemangsa telur penyu, seperti babi hutan dan biawak.

Setelah lubang sarang selesai digali, barulah sang penyu bertelur. Normalnya ada sekitar 80-150 butir telur, dalam sekali bertelur. Banyak ya..? Namun jangan salah, kemungkinan telur penyu yang menetas dan kemudian bisa bertahan hidup sampai dewasa, hanya sekitar 1-2% saja dari seluruh telur.

Saat penyu telah mulai bertelur, barulah kita diijinkan mendekat, kita bisa menyaksikan dan mendokumentasikannya, tapi jangan sampai penyu terganggu. Petugas akan memungut telur-telur itu dan menghitungnya, untuk kemudian dipindahkan ke penetasan semi alami. 

Merilis Anak Penyu

Selain menyaksikan penyu bertelur, masih ada aktifitas wisata Sukamade Banyuwangi lainnya yang juga menyentuh hati, yaitu merilis tukik (anak penyu) ke laut lepas. Proses merilis tukik ini hanya dilakukan pada pagi hari sekitar jam 06.00-06.30, dan sore sekitar jam 15.00-17.00.

Jadi, telur-telur penyu yang dipungut oleh petugas akan dipindahkan ke penetasan semi alami, agar tidak dicuri orang atau dimakan predator. Kita juga diperbolehkan mengunjungi area penetasan ini. Di area penetasan, telur penyu akan menetas dalam waktu sekitar 7-12 minggu.

Setelah telur penyu menetas, tukik akan dirilis, dilepaskan ke laut bebas. Kita bisa ikut melakukan proses perilisan tukik. Bisa dibayangkan, tukik yang ukurannya tak lebih dari genggaman tangan kita ini akan berenang ke laut lepas, mengarungi ganasnya ombak samudera. Betapa agungnya alam ini…

Wisata Sukamade Banyuwangi biasanya akan menyisakan kenangan sekaligus perenungan bagi para wisatawan. Kita akan belajar untuk lebih menghargai lingkungan hidup melalui aktifitas wisata Sukamade Banyuwangi ini.

Rute Menuju Sukamade

Akses menuju Sukomade, pantai sukomade

Jalan menuju Sukomade

Pantai Sukamade Banyuwangi berjarak sekitar 90 km dari pusat kota Banyuwangi. Bisa ditempuh dalam waktu sekitar 5 jam dengan mobil offroad, seperti Jeep, Land Rover, Trooper, atau mobil double gardan lainnya.

Rute menuju Sukamade membutuhkan mobil yang handal. Dari mulanya jalanan aspal halus, lalu jalan aspal rusak, kemudian sekitar 8 km terakhir berubah menjadi jalan bebatuan, jalan tanah, bahkan masuk ke air menyeberang sungai. Benar-benar akan menjadi petualangan yang seru bagi kita.

Dalam perjalanan, kita akan melalui dua pantai, yaitu Pantai Rajegwesi dan Pantai Teluk Hijau yang sangat indah. Kita bisa mampir mengunjungi pantai-pantai itu, atau bahkan bisa bermalam di homestay masyarakat di pantai Rajegwesi.

Tips Wisata Sukamade Banyuwangi

Beberapa tips dalam berwisata ke Pantai Sukamade:

  • Untuk melihat penyu bertelur, kita wajib menggunakan pemandu dari petugas taman nasional
  • Bawalah senter, karena dalam perjalanan ke pantai, kita akan berjalan kaki melalui hutan.
  • Menjelang sampai di pantai, matikanlah semua sumber cahaya. Penyu sangat sensitif terhadap cahaya. Sekecil apapun cahaya, baik dari senter, handphone, bahkan api rokok, akan membuat penyu tidak jadi naik ke darat.
  • Saat petugas taman nasional mencari penyu yang bertelur, kita harus menunggu dengan tenang, pelankan suara dalam berbicara, jangan merokok, dan jangan membuat cahaya.
  • Bila petugas sudah menemukan penyu yang mulai bertelur, kita baru boleh mendekati penyu. Ambillah posisi di belakang penyu, agar penyu tidak terganggu.
  • Kita boleh mendokumentasikan penyu bertelur dengan foto ataupun video, namun jangan gunakan lampu flash di depan penyu. Kilatan lampu flash bisa membuat penyu buta.
  • Jangan berbicara dengan suara keras, jangan membuat gerakan-gerakan yang bisa membuat penyu terkejut atau merasa terancam
  • Patuhi dan ikuti semua arahan dari petugas taman nasional
  • Saat merilis tukik, taruh tukik di pasir dengan hati-hati, jangan sampai jatuh dari ketinggian, dan jangan terinjak.
  • Untuk menginap di Sukamade, kita bisa berkemah di camping ground atau menyewa pondok wisata di area kantor taman nasional, atau kita bisa menginap di wisma milik perkebunan, tidak terlalu jauh dari situ.
  • Bila musim hujan, bawalah jas hujan atau payung
  • Jangan meninggalkan sampah, selalu bawalah pulang sampah Anda sendiri.
  • Jangan meninggalkan sesuatu selain jejak, jangan mengambil sesuatu kecuali foto dan video, serta jangan membunuh sesuatu selain waktu.

Paket Wisata Sukamade

Tertarik untuk berpetualang ke Sukamade..? Kami dari Tour Banyuwangi telah menyiapkan Paket Wisata Sukamade untuk Anda. Tour Banyuwangi meng-organize Paket Wisata Sukamade untuk jenis-jenis private tour, tur dalam grup kecil, maupun tur untuk rombongan grup besar, dengan harga terjangkau, dan dengan layanan yang profesional.

Tunggu apa lagi? Nikmatilah petualangan seru dan pengalaman yang tak terlupakan, silahkan order sekarang juga Paket Wisata Sukamade Banyuwangi ke Tour Banyuwangi.

<<< Destinasi Wisata Alam

Untuk mengetahui lebih banyak FOTO, VIDEO & TULISAN, klik icon berikut

         

Related Post